A. Kepuitisan, keartistikan, atau keestetikaan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya.
Kepuitisan, keartistikan, atau keestetikaan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :
Figura bahasa
Kata-kata yang ambiquitas
Kata-kata berjiwa
Kata-kata yang konotatif, dan
Pengulangan
Dibalik kata-katanya yang padat, ekonomis, dan sukar dicerna maknanya itu, puisi berisi tentang potret kehidupan manusia. Puisi merupakan hasil penghayatan dan pengalaman penyair terhadap kehidupan manusia, terhadap alam dan Tuhan yang diekspresikannya melalui bahasa yang artistik.
tak terhitung hari aku masih di sini
walau tantangan akan selalu datang menghadang
B. Puisi kampusku
Kampusku
Kampusku yang kucinta
hari-hari
kulewati dengan
semangat
demi menuntut
ilmu, demi masa
depanku
yang kelak kuharap gemilang
tak terhitung hari aku masih di sini
kampusku selalu setia menemani
berbagai pengalaman yang kurasa
berbagai pengalaman yang kurasa
senang, sedih, lelah, bangga menjadi satu
walau tantangan akan selalu datang menghadang
akan selalu ku hadapi dengan tegar
demi senyum di wajah mereka
demi senyum di wajah mereka
orang-orang yang ku cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar