Senin, 17 April 2017

Matematika dan ilmu alamiah dasar II

Dalam kehidupan ini kita sebagai Manusia pastinya memiliki rasa penasaran dan ingin tahu yang tinggi dan membuat orang tersebut akan melakukan suatu penelitian mendalam. Ketika dirinya mengadakan suatu penelitian dan dapat menciptakan apa yang diinginkannya maka akan dapat memberikan kemajuan bagi dunia IPTEK khususnya. Penemuannya itu akan dapat di lihat dan di uji kebenarannya. Ketika IPTEK telah banyak memberikan kompensasi kepada dunia ini maka akan dapat membuat pekerja Manusia menjadi lebih mudah. Untuk dapat mengerti tentang apa itu IPTEK akan di jelaskan sebagai berikut.
Pengertian IPTEK
IPTEK merupakan suatu singkatan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang merupakan suatu sumber informasi yang dapat meningkatkan suatu pengetahuan alam atau menjadi wawasan seseorang di dalam bidang teknologi. IPTEK juga merupakan semua hal yang berhubungan dnegan teknologi, hal ini mencangkup penemuan baru yang memiliki sangkutan dengan teknologi atau merupakan perkembangan di bidang teknologi sendiri.
Pengertian ilmu sendiri merupakan suatu pemahaman akan pengetahuan yang memiliki fungsi untuk dapat mencari dan menyelididki dan menyelesaikan suatu hipotesis. Ilmu yang menjadi pengetahuan telah mengalami uji yang layak dan terjamin kebenarannya.
Pengetahuan merupakan sesuatu yang telah di ketahui atau telah di sadari oleh seseorang yang di perolehnya dari pengalaman. Pengetahuan tidak dapat di katakana sebagai ilmu karena pengetahuan ini kebenarannya ini belumlah teruji akan kebenarannya. Pengetahuan di dapat ketika seseorang menemukan seseuatu yang belum pernah di lihat sebelumnya.
Pengertian Teknologi merupakan suatu proses metode ilmuah yang berguna untuk dapat mencapai suatu tujuan dengan maksimal. Ini menjadi sarana untuk dapat menyediakan berbagai kebutuhan atau dapat mempermudah aktivitasnya.
Berikut adalah contoh dampak kemajuan IPTEK di dibidang ekonomi, sosial dan budaya.
Contoh dampak kemajuan IPTEK bagi kehidupan Ekonomi  
Dampak Positif kemajuan IPTEK bagi kehidupan Ekonomi :
  • Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.
  • Meningkatnya teknologi industri.
  • Menuntut pekerja untuk selalu menambah pengetahuan dan skill yang dimiliki.
Meskipun demikian, ada pula dampak negatifnya :
  • Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan.
  • Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.
Contoh dampak kemajuan IPTEK bagi kehidupan Sosial dan Budaya
Budaya dapat berwujud tiga hal, yaitu ide atau gagasan, tingkah laku atau tindakan, dan benda atau barang yang dihasilkan oleh manusia. Jadi, budaya mempunyai pengertian yang luas.
Seperti telah diuraikan di atas teknologi dan industri mempunyai dampak positif dan negatif. Karena itu hendaknya teknologi secara efektif mampu memerangi kemiskinan, keterbelakangan, dan menjamin kemajuan bagi bangsa manusia. Manusia juga perlu sadar bahwa orang menciptakan sesuatu bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk kesejahteraan umat.
Dampak Positif kemajuan IPTEK bagi kehidupan sosial budaya :
  • Masyarakat Semakin Kritis. Perkembangan informasi dan komunikasi membuat akses terhadap informasi semakin mudah. Informasi tersebut bisa didapatkan dari berbagai media komunikasi, seperti koran, televisi, internet, dan lain-lain. Hal tersebut membuat masyarakat kita semakin cerdas dan kritis, contohnya adalah masyarakat selalu mengomentari kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk negeri ini, terlebih jika kebijakan tersebut tidak populis dimata rakyat.
  • Meningkatnya rasa percaya diri. Kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri  sebagai suatu  bangsa  akan  semakin  kokoh.  Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
  • Tekanan, kompetisi yang tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras.
Meskipun demikian, ada pula dampak negatifnya:
  • Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.
  • Kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama, kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret, pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan,
  • Pola interaksi antar manusia yang berubah. Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.
  • Makin berkembangnya teknologi menyebabkan industri yang memproduksi barang secara massal juga makin meningkat. Tetapi sering kali juga dimanfaatkan untuk kepentingan yang negatif, seperti peniruan atau pemalsuan merek dagang dan sebagainya. Kian majunya masyarakat yang dibarengi dengan peningkatan jumlah penduduk, menyebabkan manusia sering kehilangan nilai etisnya, dan mudah melakukan tindakan yang tercela dan melanggar hukum.
  • Teknologi memang diciptakan untuk memudahkan manusia dalam menyelesaikan pekerjaannya, akan tetapi akan sangat tidak bijak jika dalam pengembangan dan penerapan teknologi tersebut pada akhirnya mengikis nilai – nilai kita sebagai Manusia. Semua dikembalikan pada diri kita masing – masing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar